Popular Post

Seifuku

By : MUNADIE
       
      Yo minna-san kali ini ane mau membahas tentang seragam siswi sekolah di jepang...namanya adalah "Seifuku" atau "Sailor Fuku". Seperti namanya Seifuku terinspirasi dari pakaian "Sailor"
         Hampir seluruh sekolah di jepang menerapkan peraturan agar siswa nya mengenakan seragam bergaya Seifuku,Setiap sekolah juga memiliki gaya seifuku nya masing-masing
 mau tau gimana Sejarahnya cekidot...

 
Berawal dari Elizabeth Lee, yang diyakini sebagai orang yang pertama kali memperkenalkan seragam sekolah Sailor di Jepang pada tahun 1921. Elizabeth Lee adalah Kepala Sekolah Fukuoka Jo Gakuin. Sebelumnya, Elizabeth menghabiskan sekolahnya di Inggris, tempat dimana asal seragam Sailor. Sailor uniform merupakan seragam yang digunakan oleh angkatan laut kerajaan Inggris pada saat itu.
Pada awal 1900-an, di Eropa sedang booming mode pakaian seragam sailor. Seragam sailor ini pertama kali diperkenalkan pada abad ke-17 di Eropa, tepatnya pada 1628 saat seragam model sailor ini menjadi seragam resmi dari angkatan laut Kerajaan Inggris.

Salah seorang yang berjasa mempopulerkan seragam Sailor di Eropa adalah Pangeran Edward VII dari Inggris. Sebuah lukisan yang menampilkan sosoknya dalam pakaian sailor saat berusia 5 tahun, yang dianggap banyak orang pada masa itu begitu mempesona, membuat popularitas seragam sailor berkembang di antara anak-anak dan kaum muda di Eropa.

Seifuku yang biasa kita lihat di anime-anime
Seifuku yang juga biasa kita temukan di dorama-dorama jepang

Saat pengaruh sailor seifuku masuk ke Jepang, saat itu Jepang tengah berada pada era restorasi Meiji, masa-masa dimana pengaruh dunia Barat sangat deras masuk ke Jepang dan demokrasi sedang berkembang pesat. Eksistensi kaum wanita mulai diakui dan mereka sudah tidak sungkan lagi untuk meninggalkan tradisi lama, salah satunya adalah meninggalkan tradisi fashion lama, yaitu untuk selalu berpakaian kimono. Hal ini yang membuat sailor seifuku menjadi begitu populer di kalangan wanita, terutama kalangan pelajar hingga sekolah-sekolah saat itu menggunakan desain sailor sebagai seragam sekolahnya.
Setiap sekolah mempunya desain seragam sailor yang berbeda-beda. Hal ini disadari atau tidak oleh pihak sekolah, menjadi daya tarik bagi para calon siswa. Bahkan tidak sedikit siswa yang mendaftar di sebuah sekolah hanya karena seragam sailornya yang keren.


Ada beberapa alasan mengapa seifuku itu ada yang pendek dan panjang roknya.
Antara lain yaitu kenapa rok seifuku itu pendek-pendek adalah, jika melihat kebelakang yaitu sejarah jepang, dulu rok seifuku itu dibawah lutut. Tapi sama halnya dengan di indonesia, walaupun jepang terkenal dengan tingkat kedisiplinannya yang tinggi, dan taraf pendidikannya yang tinggi pula. Disana juga tidak berbeda jauh dengan di indonesia, disana juga terdapat siswa-siswa yang nakal, terutama untuk urusan bolos sekolah. Sehingga di beberapa sekolah mereka memberlakukan agar rok seragam sekolah disekolah mereka lebih dipendekan beberapa centimeter diatas lutut. Semenjak sistem itu diberlakukan, tingkat siswa sekolah yang bolos sekolah menurun dengan drastis. Bahkan dibeberapa daerah dan sekolah bahkan ada yang sampai memberlakukan sistem rok-nya seperti celana seragam P.E (Physical Education atau seragam olahraga), namun setelah terjadi beberapa kasus maka sistem itu dihapuskan dan kembali ke standar rok yaitu dibawah lutut atau diatas lutut beberapa centimeter. 

Alasan yang lain ya itu kenapa rok seifuku pendek-pendek adalah "gaya". Banyak siswi perempuan disana sengaja menaikan rok-nya beberapa centimeter diatas lutut (mulai dari 7cm, 13cm, bahkan sampai 15-18cm diatas lutut) untuk menarik hati lawan jenis-nya atau agar mereka dibilang seksi atau biar gaul gitu. Berarti mereka yang pakai rok dibawah lutut bisa dibilang anak yang gak gaul ya? tidak semuanya, ada siswi yang memang dia tidak mau ikut-ikutan sehingga mereka tetap menggunakan rok dibawah lutut, namun tidak sedikit juga dari mereka yang menggunakan rok dibawah lutut sering menghabiskan waktunya di perpustakaan sekolah. Lalu bagi yang pakai rok pendek itu apa mereka menggunakan semacam celana mirip seperti celana yang digunakan untuk P.E. di gym? atau langsung hanya menggunakan pantsu? yup, ada yang mengenakannya, tapi ada juga yang tidak.


Dunia Sekolah di Jepang

By : Unknown
Bagi kalian yang suka Jepang dan bercita-cita untuk sekolah disana, pasti penasaran kan dengan dunia sekolah di Jepang? Nah, sekarang saya akan kupas tuntas mengenai dunia sekolah di Jepang.
Sistem pendidikan di Jepang umumnya sama seperti di Indonesia, mencakup Sekolah Dasar (SD) selama 6 tahun, Sekolah Menengah Pertama (SMP) selama 3 tahun, Sekolah Menengah Atas (SMA) selama 3 tahun, dan universitas kurang lebih selama 4 tahun (kecuali untuk beberapa jurusan, misalnya kedokteran). Wajib belajar pun sama seperti di Indonesia, yaitu wajib belajar 9 tahun yang mencakup SD dan SMP. Namun, 98% pelajar terus melanjutkan ke jenjang SMA.  



Apa yang Anak-anak Pelajari ?


Anak-anak di Jepang mulai masuk SD di bulan April setelah berumur 6 tahun, karena tahun ajaran baru di Jepang dimulai di bulan April. Jumlah siswa di kelas biasanya berkisar dari 30 sampai 40 anak. mata pelajaran yang dipelajari mencakup Bahasa Jepang, matematika, ilmu pengetahuan alam (IPA), ilmu pengetahuan sosial (IPS), musik, kerajinan tangan dan kesenian, pendidikan jasmani dan kesehatan, dan keterampilan memasak dan menjahit. Belakangan ini, Bahasa Inggris juga mulai diajarkan kepada anak-anak SD. Pendidikan teknologi informasi juga diajarkan untuk meningkatkan kualitas pendidikan, dan hampir semua sekolah dapat mengakses Internet.
Siswa juga mempelajari kesenian Jepang seperti shodo (kaligrafi) dan haiku. Shodo adalah kesenian mencelupkan sebuah kuas pada tinta lalu menggunakan kuas tersebut untuk menulis kanji atau huruf kana dengan artistik. Sedangkan haiku adalah sebuah bentuk puisi yang berasal dari Jepang sekitar 400 tahun silam. Haiku menggunakan ungkapan sederhana untuk menyampaikan perasaan yang dalam kepada pendengar dan pembaca.

Siswa siswi sedang makan siang bersama

Anak-anak SD sedang darmawisata ke Danau Biwa canal, Kyoto

Dunia Sekolah

Di SD di Jepang, siswa di kelas dibagi menjadi beberapa kelompok kecil untuk banyak kegiatan, misalnya belajar, piket membersihkan kelas, dan lain-lain. Di sebagian besar SD di Jepang, para siswa makan siang bersama di kelas mereka, menikmati makanan yang disediakan oleh "pusat makan siang sekolah". Makan siang sekolah mengandung macam-macam makanan sehat dan bernutrisi.
Sekolah di Jepang sering mengadakan suatu acara atau event tiap tahunnya, misalnya festival olahraga dimana siswa siswi berkompetisi dalam bidang olahraga seperti lari maraton. Selain itu ada juga darmawisata ke tempat-tempat bersejarah, dan festival budaya. Siswa di tingkat tertinggi di SD, SMP, maupun SMA biasanya melakukan darmawisata untuk beberapa hari ke tempat yang kental dengan budaya, misalnya Kyoto dan Nara.
Kebanyakan SMP mengharuskan muridnya untuk memakai seragam. Anak laki-laki umumnya memakai celana dan gakuran, dan perempuan memakai baju sailor atau balzer dengan rok.

Aktivitas Klub

Salah Satu Anggota dari Klub Tenis

Hampir semua murid SMP di Jepang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler atau ekskul yang sesuai minat mereka, misalnya klub olahraga, klub musik atau kesenian, ataupun science club.
Klub baseball sangan populer di kalangan laki-laki. Klub sepak bola juga cukup populer. Di klub Judo, baik laki-laki maupun perempuan boleh bergabung, dan biasanya para anggota terinspirasi oleh banyak atlet Judo terkenal di jepang, baik laki-laki maupun perempuan yang telah memenangkan pertandingan judo tingkat dunia. Olahraga populer lainnya adalah tenis, basket, gymnastic, dan voli. Di setiap bidang, banyak pertandingan diadakan antar sekolah dan tingkat daerah.
Diantara klub budaya, satau yang belakangan ini mempunyai popularitas adalah klub Igo. Igo, go, weiqi, atau baduk adalah permainan papan strategis antar dua pemain, berasal dari Tiongkok sekitar 2000 SM sampai 200 SMA. Pilihan lain dari para murid adalah klub paduan suara dan kesenian.  Klub brass band, upacara minum teh, dan membuat karangan bunga juga populer.



sumber : Japan segment
Praktek sebuah sekolah musik
Igo




Pergi ke Jepang melalui AFS

By : Unknown






Untuk teman-teman yang masih kelas 1 SMA / sederajat, ada kabar baik untuk kalian yang ingin belajar ke luar negeri, termasuk Jepang. Apakah kalian pernah mendengar program AFS atau JENESYS? Untuk tahu apa itu AFS dan JENESYS secara lengkap, kalian bisa mencari informasinya di google. Intinya adalah, kedua program tersebut adalah program yang dapat membantu kalian untuk bisa menjadi siswa pertukaran pelajar di luar negeri. AFS menyediakan lebih banyak Negara tujuan, seperti Jepang, Amerika, Perancis, Jerman, Swiss, Italia, dll. Sedangkan JENESYS hanya menyediakan Jepang sebagai Negara tujuannya.



Untuk informasi lebih lanjut, kalian bisa klik disini. Kalian akan terhubung ke website Bina Antar Budaya Jakarta. Di website Bab Jakarta, kalian bisa mendownload formulir pendaftaran dan lembar-lembar persyaratannya. Tahun 2011 ini Bina Antar Budaya juga mengadakan tahapan seleksi program-program pertukaran pelajar tersebut di beberapa daerah di Indonesia mulai bulan Maret hingga Juli. Mudah-mudahan, tahun-tahun berikutnya masih diadakan program seperti itu.
Biasanya para siswa SMA yang ingin mengikuti program tersebut akan mulai mempersiapkannya sekitar bulan Maret hingga April. Nah, kalian bisa memulai untuk mencari banyak informasi di kurun waktu tersebut. Jika sudah selesai mendaftar, nantinya akan diadakan 3 kali tes seleksi. Saya sendiri sudah gugur di seleksi pertama tetapi ada sekitar 4 teman satu angkatan saya dari SMAN 1 Banjarmasin yang lolos, mereka hebat sekali lho!
Jika kalian lolos hingga seleksi terakhir, maka kalian akan diberangkatkan ke Negara tujuan sekitar awal tahun ajaran baru pada saat kalian mulai kelas 3 SMA. Kalian akan belajar di luar negeri dan tinggal bersama orang tua asuh selama 2 minggu  atau bahkan 1 tahun. Kalian tidak usah pusing memikirkan biaya, karena Bina Antar Budaya akan berusaha mencarikan sponsor untuk anak-anak terpilih yang mereka berangkatkan

sumber : blog orang

Feel Close to Japan

By : Unknown
Setelah sukses nya acara Momatsu  tahun lalu,  pada bulan april sebagian dari anggota Genki Kurabu pergi ke Jakarta nih, mm.. kira-kira kemana aja ya disana?




Karena Genki Kurabu adalah ekskul Jepang, jdi perginya ga jauh-jauh ama yang berbau ''jepang'' nih haha .. Ya, selama di Jakarta, Genki Kurabu pergi ke salah satu bagian kecil dari negara Jepang yang ada di Indonesia yaitu Kedutaan Jepang. Di kedutaan Jepang ini seru banget loh dan masuknya ketat bangeeetttt.. Pertama, kami harus nunggu di pintu masuk nya, nunggu nya cukup lama juga loh sampai akhirnya dipanggil sma penjaga nya dan boleh masuk, pas mau masuk pun kami harus diperiksa dlu barang-barangnya, dari tas sampe yg dipake pun diperiksa haha.




Pas udah masuk, kami langsung di suruh ke aula nya, disitu udh disediakan banyak kursi beserta meja yang diatas meja banyak sekali tumpukan buku, dan ternyata itu adalah beberapa kertas yg berisi informasi tentang Jepang dan gimana cara nya kuliah di Jepang. Setelah itu pun kami masuk dan duduk, dan tepat didepan kami ada papan gede banget, dan kata nya itu bakal kebuka, haha. di kedutaan ada orang Jepang asli (lupa namanya, tapi cewe (y) ) , nah dia disitu presentasi dan nampilin beberapa video tentang Jepang, nampilinnya dimana? Di papan gede tadiiii,!! jdi papan gede tadi itu ternyata beneran kebuka otomatis dan didalamnya udh ada big screen, cukup shock juga liatnya haha.


Selain itu dia juga presentasi tentang apa aja festival yang ada di Jepang menurut musim nya, bisa buat ide momatsu tahun depan tuh haha. Nah, kalo presentasi aja kyknya ga asik, mbak-mbak Jepang ini juga nyuruh salah satu diantara kami untuk memperkenalkan diri pake bahasa Jepang dan akhirnya pak Waka Arif pun yang maju dan memperkenalkan dirinya pake bahasa Jepang. Selain itu juga ada disuruh nge artiin apa yang di omongin mbak Jepang tadi ke bahasa Indonesia, dan Amat-senpai pun dengan mantab menjawabnya, haha, dan mereka berdua tadi dapat oleh-oleh dari kedutaan Jepang. Eiittss, ga cuman mereka berdua yg dapet, tp 5 orang yg berhasil menjawab pertanyaan dari mbak Jepang pun dapet oleh-oleh. Setelah itu kami pun keluar dari Kedutaan. Tahun ini kedutaan nya mudahan tahun depan bisa Jepang nya langsung ya.. amiinn.. haha




Eiisstt, ga sampe Kedutaan aja, Genki Kurabu juga berkunjung ke salah satu tempat yaitu ''The Japan Foundation'' . Di Japan foundation ini ga kalah seru juga ama kedutaan, selain di ajarin seni melipat kain khas Jepang yang sumpah keren banget, kita juga di suguhi berbagai video tentang bagaimana orang asing kalo pergi ke Jepang. Di sini kita juga bisa liat apa itu yang nama nya tatami. Di Japan Foundation ini ga cuman kantor aja loh, disini juga ada perpustakaan nya, di perpustakaan nya ini keren banget, selain berbagai macam majalah, novel bahkan komik yang 'asli' Jepang, disini kita juga bisa liat channel TV di Jepang sana. Kemaren pas masuk perpustakaan nya, anggota G-Ku dibagi jdi 3 kelompok, setiap kelompok ada petugas dari perpus yang siap ngepandu kita dan ngejelasin berbagai hal yang ada di perpustakaan itu.





Selain ke dua tempat diatas, tour ''Feel Close to Japan'' Genki Kurabu selama 4 hari ini juga ke restoran Jepang, Dufan, salah satu mall di Jakarta, dan ke Bandung juga loh.

Nah, buat kohai-kohai yang baru masuk, tahun depan insyaAllah ada lagi loh, kira-kira pertengahan Januari, dan tempat yang dikunjungin akan makin asik, kaya Sekolah Jepang yang bener-bener isi nya itu kaya di Jepang sana, trus ke Pocari Sweat/Yamaha musik dan lain lain, jdi jangan sampe ketinggalan ya, nabung dari sekarang biar bisa ikut, oke, yang mau daftar langsung ke Najihah Sensei di kantor guru ya haha

SUSUNAN KEPENGURUSAN 2013/2014

By : Unknown



Berikut sususnan kepengurusan Genki Kurabu tahun 2013/2014

SUSUNAN KEPENGURUSAN 2013/2014

Penasehat                            :   Drs. H. Chairil Anwar, M.M.
Penanggung Jawab             :    Fuji Hidjriyati, S.Pd, M.Pd.
Pembina Osis                      :    Parsidi, S.Pd.
Bendahara                          :    Dra. Hj. Sri Hartati
Staf Administrasi               :    Anita, S.Pd.
Pembina Ekstrakurikuler    :    Najihah Nuri Humairo, S.S.

Ketua                                  :    Bagas Catur Jiwantara
Wakil Ketua I                     :    Nur Arif Munadie
Wakil Ketua II                    :    Iftita Meidea Fidiyanti

Sekretaris I                          :    Sekar Putri Healthyana
Sekretaris II                        :    Endah Amalia Sari

Bendahara I                        :    Yuni Nurlita Sari
Bendahara II                       :    Rr. Nabila Ghina Amalia

Anggota                             :    Ahmad Yudistiro
      Aidil Akbar
      Aninditya Puji Rahayu
      Budi Darmawan
      Celia Bella Susatya
      Chandra Aditya
      Dhia Dzikrina Istigfara
      Esfani Mentari
      Galih Adji Pratama
      Gilang Aprilian N. P.
      Helmi Sukma Aldi
      Ika Sakti Wulandari
      Kartika Noor Hidayati
      M. Faris Ihsanuddin
      M. Naufal Hanief
      M. Paloma Dion Tj
      M.Rifqi Barkatullah
      M. Rifqi Pratama P.
      Muhammad Ilham
      Muhammad Ridhoni
      Musyaffa’ Addawani
      Mutia Widara Putri
      Novia Lestari
      Novia Nor Hasanah
      Nur Ijati Jannah
      Nur Rofi Annisa
      Rahmat Juanda Patra
Ratih Handayani
Regie Zarata
Riski Anggarini Santika Febriani
Rizka Aulia Rahmah
Sasqia Maulidta
Sylvia Aprilinda
Ahmad Ramadhaniel Ihsan
Ahmad Akbar R.
Ahmad Farid Rezeki Mahdaji
Ahmad Nazli Nor Akbar
Ahsan Shadiq
Aldi
Anthony Hermawan
Ariana Dewi
Asti Dhiya Anzaria
Dara Tri Yurindia O.
Dastin Andre
Debby Chintya Dewi
Dennis Prajonggi
Dwita Octaviani
Isa Maulana
Kevin Pratyatama
Larissa Mutiara P.
M. Taufiq Rifky R.
M. Abdillah
M. Bagas Pratista
M. Hafiz Ridho
M. Ridho
Nailah Salma
Namira Humaira
Nanda Maulana Rizqie Rozan
Novia Rizky
Nurhafizah Rafiani
Qonitah Jihan Aulia
Rizky Ika Ramadhan
Salma Humaira
Shabrina Putri Riyanto
Syahrul Alam Suriazdin
Venna Anandya




Tag : ,

10 hal yang harus kalian ketahui sebelum berkunjung ke Jepang

By : MUNADIE
1. Hormat



Membungkuk merupakan hal yang bagi masyarakat Jepang untuk memberi salam atau meminta maaf. Dari saat mereka memasuki sekolah dasar, orang Jepang belajar untuk menghormati orang tua – dan membungkuk adalah bagian dari itu. Seberapa dalam tunduk kepada siapa adalah penting juga. Tunduk pada teman pada diambil sudut 30 derajat sedangkan untuk atasan di tempat kerja atau orang tua dan orang-orang yang di hormati lain nya pada sudut 70 derajat di ikuti dengan tutur bahasa yang sopan. Ketika memanggil orang yang lebih tua harus selalu menambahkan “san”, yang merupakan nama kehormatan untuk mereka.


2. Etika di Meja Makan




Jika diundang ke sebuah pesta minum (“nomikai”), jangan menuangkan bir hanya untuk diri sendiri dan mulai minumnya. Sikap yang baik mengharuskan kalian untuk ‘toast‘ terlebih dahulu, angkat gelas dengan satu tangan dan mengatakan “Kanpai!”(Cheers!) Biasanya, ketika mengambil tempat duduk, pelayan akan memberikan “oshibori” (handuk basah kecil) untuk membersihkan tangan. Etika makan merupakan hal yang ketat di Jepang, tapi kita juga bisa membuat kebisingan saat menyantap makanan, seperti menyeruput mie dengan kencang. Yang memungkinkan untuk koki mengetahui bahwa kalian menikmati makanan buatannya.


3. Memberi ‘Tip’ bukan keharusan



Di Jepang kita tidak perlu memberi tip kepada pegawai hotel, bar dan staf restoran, sopir taksi, dan sebagainya. Bahkan, memberi seseorang tip akan mempermalukan mereka, karena itu merupakan hal yang sedikit agak kasar untuk dilakukan di Jepang. Hal yang biasa bagi pelayan untuk memberikan layanan yang terbaik kepada tamu dan harga sudah termasuk tips.


4. Sumpit



Kalian diharuskan untuk bisa menggunakan sumpit ketika makan di restauran Jepang. Orang Jepang menghargai turis asing yang bisa menggunakan sumpit karena mereka pikir, menggunakan sumpit adalah hal yang tidak mudah untuk orang asing. Jadi mereka akan sedikit terkejut jika kita bisa menggunakan sumpit hehe


5. Memasuki Rumah


Budaya di Jepang mengharuskan kita melepas sepatu saat memasuki rumah atau berkunjung ke rumah orang Jepang. Di setiap rumah di Jepang selalu tersedia sandal rumah yang untuk kita pakai saat berada di dalam rumah. Bahkan sebagian orang Jepang membawa sendiri sendal mereka. Ada juga sendal lain saat kita hendak masuk ke toilet. Jadi pastikan kita tidak kelupaan memakai sendal toilet di dalam rumah haha


6. Masker Muka




Di Jepang kita akan melihat banyak orang memakai masker muka, terutama saat musim gugur dan musim dingin. Masker itu membantu mereka supaya tidak sakit terkena udara dingin juga menghalau udara bagi sebagian orang yang memiliki masalah alergi. Jadi msker ini cukup penting digunakan saat berada di Jepang.


7. Ketertiban dalam bersosialisasi




Orang Jepang tidak suka mengganggu ketertiban dan keharmonisan suatu kelompok. Menjadi mencolok dan menonjolkan diri adalah kebajikan bagi orang-orang Barat, tetapi tidak di Jepang. Sebagai contoh, berbicara di telepon selular di dalam kereta atau bis, membuang ingus di depan orang lain, makan makanan disaat acara khusus dianggap sebagai suatu perilaku yang buruk di Jepang.


8. Pemandian umum




Ada banyak spa dan pemandian umum di kota-kota dan daerah pedesaan di Jepang. Gaya mandi Jepang berbeda dengan di Barat atau di Indonesia. Pertama-tama, kita harus mencuci tubuh kita sebelum masuk ke bak mandi untuk berendam. Pemandian umum “sento” adalah tempat yang tepat untuk bersantai. Tentu saja kita juga harus terbiasa bertelanjang di depan orang lain hahaha tapi saat di pemandian umum ya ^_^


9. Berbahasa Inggris




Hampir keseluruhan orang Jepang berfikiran bahwa orang asing tidak bisa berbahasa Jepang atau mungkin hanya bisa sedikit berbahasa Jepang. Jadi sebagian masyarakat Jepang akan berusaha untuk berbicara dalam bahasa Inggris kepada kita. Mungkin akan sedikit sulit dimengerti karena orang Jepang memiliki aksen Jepang yang kuat. Jangan tersinggung karena mereka hanya berusaha untuk menjadi rendah hati dan mencoba untuk bersikap sopan kepada Anda. Tapi juga mungkin sebagian orang tidak akan menggubris kita karena mereka terlalu sibuk dengan urusannya masing-masing ^_^


10. Keamanan



Dibandingkan dengan negara lain, Jepang adalah tempat yang relatif aman. Tentu saja, pembunuhan, pencurian, penganiayaan dan perkosaan terjadi di Jepang, tetapi ketika Anda melihat para pekerja Jepang tidur di kereta api, kita akan merasa bahwa Jepang adalah negara yang aman. Tapi tidak menutup kemungkinan juga, karena kejahatan bisa terjadi dimana saja dan kita adalah orang asing di negara mereka. Harap untuk selalu waspada ^_^

Sumber : Kaskus

Momiji Matsuri

By : MUNADIE
Setiap tahun Genki Kurabu selalu mengadakan Festival jepang di Banjarmasin,nama dari festival tersebut adalah "MOMIJI MATSURI"
Tema dari momiji matsuri tahun lalu adalah "Momiji Matsuri 3 Hijau Indonesiaku With Japan Spirit"

Acara ini diadakan pada tanggal 16 dan 17 februari 2013
Pada tanggal 16 Februari kita bisa mendengarkan pengalaman Zhuge saat merebut juara 3 di World Cosplay Competition di Jepang dan mengikuti Workshop Taiko bersama Umaku Eisa Shinka Indonesia Dan pada malam hari nya diadakan nonton bareng film Jepang.

Dan pada tanggal 17 Februari ada banyak acara seru seperti  J-band, Dance , Cosplay competition, Hayashi Kazu , Kabaret dari Bee Cosu, Obake Yashiki (rumah hantu), Art Room , Bon Odori , Kana Contest , Manga Contest , Hanabi dan Demo masak Masakan Jepang yg diajarkan oleh orang jepang langsung, serta ada berbagai macam bazaar 

Mau tau gimana kemeriahan Momatsu tahun lalu? Check it out.....


Sekitar 1000 orang datang ke Momiji matsuri


Cosplay-cosplay keren di Momatsu


Demo masak Masakan Jepang yg diajarkan langsung koki asli orang jepang,Sakurai-san



Penampilan dari Umaku Eisha Shinka Taiko Indonesia


Juara 3 World Cosplay Zhuge kamiya


Acara puncak momatsu ditutup dengan hanabi

Para panitia Momatsu berfoto bersama setelah acara selesai




Apa kata mereka tentang Momatsu :

Nur Arif Munadie (Waka 1 G-ku)  : "Aku setuju lawan komentar-komentar dibawah (kdd inspirasi handak nulis apa wwwwww)"

Ahmad Yudistiro (koor perlengkapan momatsu 3)   : "Dimana aku bisanya nyari goods-goods anime dan Takoyaki, okonomiyaki, dan makanan jepang lainnya dan bertemu otaku-otaku lainnya serta liat cosplay yang keren"

M.Paloma Dion Tj (koor cosplay momatsu 3) : "Setelah anda masuk ke festival ini, anda akan merasakan aura aura yang berasa Jepang banget"

Tezar muhsa (ketua MPK) : "Momatsu adalah suatu festival yg diadakan oleh anak-anak Genki kurabu...ada hanabi...dan obake yg asyik"...

M.I.R Caesariko (warga smasa) : "Momatsu adalah acara dari salah satu eskul di smasa yg paling ditunggu-tunggu karena acaranya terkesan megah dan modalnyapun saya pikir juga besar"

M.I.R Caesario (warga smasa) : "saya sangat setuju dengan adanya momatsu,karena dengan momatsu,dapat membuat para penggemar jepang,melestarikan budaya jepang yang masih banyak orang belum tau "

Hana maulida (ketua Sanggar Mentari Smasa) : "Momatsu tu rami!! apalagi obakenya,perlu dipertahankan tuh...tahun depan hadirkan JKT lah... : D

Yuni (Kucing Bau Babi) : "Aku jadi hantu semalam!! Puas!! Keren!! Gila!! rugi tu pang kada datang ke momatsu"

Aldo caesario (Ketua Osis) : "Suatu festival yang mengenalkan kita tentang budaya-budaya jepang seperti  makanan,tarian,dan tentu anime juga cosplay...saran saya semoga tahun ini lebih meriah lagi acaranya "

Ahmad muttaqin (Ketua KSI) : "Jadi Hosh...hosh...(keuyuhan habis futsal)...momatsu itu adalah festival yg sangat bergengsi di smasa ya...itu ja gin dah dulu...uyuh nda kd kawa konsentrasi nah hahaha hosh..hosh...

Irfan (anggota PKBR) : "Momatsu menarik...karena kita dapat mengenal budaya jepang meskipun itu tidak mendalam..........."

Hanung budi harto (ketua eskul Futsal) : "Rami acaranya!!! makanan nya nyaman!!! kecuali shushi...masam!! cosplay nya asyik!!!,tiket obakenya kelarangan...."

Andri hasymi (ketua pramuka) : "Momatsu itu adalah sebuah acara yang berisikan hal-hal unik tentang jepang yang biasa maupun jarang ditemukan sehari-hari terdapat disana,mempunyai kesenian bermacam-macam dan dilombakan,dapat dijadikan kegiatan yang mampu mengembangkan kecintaan terhadap budaya lain yang positif"

Venna anadya a. (kohai G-ku cwe) : "Momatsu keren!! bagus!! rami!! terutama cosplay nya... stand nya bagus,tapi agak desak-desakan...sayang aku gak dapat tiket obake -_-"

Bagas dan Hafiz (kohai G-ku cwo) : "Rami,makanan nya nyaman,sayang kd sampai habis acara aku nah"

Marcin-senpai (senpai G-ku sekaligus cosplayer) : "Momatsu tu uyuh...tapi rami!!! kada bakal terlupakan!! dan bakal jadi pengalaman terindah saat sma ^_^ "

Bagas Catur (ketua G-ku) : "Momatsu itu festival Jepang yang menurutku paling keren di Banjarmasin. Momatsu itu banyak kejutan tiap tahun nya, kaya tahun lalu yang ngundang juara 3 kejuaran cosplay dunia, juga ngundang Hayashi Kazu. Walaupun jadi panitia dan hampir mati (wkwk), tp semua itu kebayar dengan sukses nya acara Momatsu. Pokoknya rugi kalo ga dateng ke Momatsu!!"

Update komen momatsu 14 September 2013

Oppy septiasari putri  (Ketua eskul Dokter Remaja) : "Momatsu sangat kreatif,karena dengan adanya momatsu kita dapat mengenal budaya jepang walaupun tidak seluruhnya....kegiatan ini sangat berdampak positif,semoga kegiatan ini dapat terus berlanjut"

Hafizh C. (Ketua eskul ECC) : "Momatsu merupakan salah satu acara terbesar di SMASA yang di laksanakan oleh eskul G-ku,menurut saya,pelaksanaan momatsu tahun ini sukses besar,terbukti dengan banyak nya venue dan jumlah pengunjung.Semoga tahun depan bisa menjadi lebih baik lagi"

Taufik Hidayat (Ketua eskul Smasa Photography)  : "Bagus sangat menghibur,mengajarkan kita apa itu budaya jepang,dan bisa kedepannya tetap ada dan lebih kreatif ,kalo bisa kada usah bayar tiket masuk obake"

Nazmi ilham (Wota & member SP) : "Menurut gw 48 family harus diundang "

Ketua KIR  : "Dari sudut pandang aku yg orang awam itutu rami,bagus pang acaranya,urangnya banyak banar,pokoknya bagus!!" 
Tag : ,

- Copyright © Genki Kurabu - MUNADIE - Powered by Blogger - Twitter ADMIN MUNADIE -